Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Nikah dengan Nenek 71 Tahun, ABG Selamet Malu-malu Bicara Malam Pertama. Begini Katanya...

Nikah dengan Nenek 71 Tahun, ABG Selamet Malu-malu Bicara Malam Pertama. Begini Katanya...

Bacainet - Beberapa waktu lalu, Selamet mengutarakan niatnya untuk menikahi Rohaya. Keluarga kedua belah pihak tak merestui. Tapi tekad Selamet dan Rohaya sudah bulat. Keduanya mengancam akan bunuh diri jika tak dinikahkan.

Hingga akhirnya, pernikahan Selamet dan Rohaya digelar sederhana di rumah Kuswoyo, Minggu (2/7/). Disaksikan masyarakat sekitar, keduanya mengucap janji sehidup semati. 

Selamet mulai dekat dengan Rohaya sekitar 6 bulan lalu. Menurut ketua RT I, Desa Karangendah, Kecamatan Lengkiti, OKU, Kuswoyo, orangtua Selamet bercerai. Ibunya menikah lagi.

Nikah dengan Nenek 71 Tahun, ABG Selamet Malu-malu Bicara Malam Pertama. Begini Katanya...

Selamet (16) menikah dengan Rohaya (71), Minggu (2/7/2017). Sebagian orang mungkin penasaran mengenai malam pertama sejoli berbeda usia itu. Apa jawaban Selamet?

"Ha-ha-ha..., dak galaklah (tidak mau) kalau bahas itu," ujar Selamet malu-malu. 

Selamet dihubungi via ponsel perangkat desa Karangendah, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Selasa (4/7/2017). Dia terkesan irit bicara. Apalagi menyangkut hal-hal pribadi, mulai dari malam pertama hingga kesan terhadap istrinya, Rohaya.

"Yang penting sekarang kami sudah resmi menikah dan kami akan jalani rumah tangga bersama," ucap ABG yang bekerja serabutan ini.

Sebelum menikah, Selamet memanggil Rohaya dengan sebutan 'bibi'. Setelah menikah, ia memanggilnya 'bunda'. 

Selamet bersyukur telah menikah. Sebelumnya, remaja yang ditinggalkan orang tua karena bercerai ini khawatir dituding aneh-aneh karena beberapa waktu terakhir tinggal di rumah Rohaya, janda beranak satu yang ditinggalkan pergi merantau ini.

Selamet hidup serumah dengan Rohaya. Meski hidup serba kekurangan, ia tak peduli. Bagi dia, rezeki bisa dicari.
Baca: Ibu Ini Paksa Putrinya Menikahi Pria Terjelek di Kampung, Satu Tahun Kemudian Putrinya Baru Mengizinkan Suaminya Naik Ranjang, Ternyata Malah Begini...
Sumber: https://news.detik.com/berita
Read More
Sungguh Bikin Nangis Bacanya! Kisah Bocah SD Merawat Sendiri Ayahnya Yang Lumpuh

Sungguh Bikin Nangis Bacanya! Kisah Bocah SD Merawat Sendiri Ayahnya Yang Lumpuh

Bacainet - Kisah bocah bernama Kendar ini sungguh memilukan. Dia setiap hari seorang diri merawat ayahnya yang terbaring tak berdaya karena lumpuh. Bagaimana ceritanya?

Mungkin banyak bagi mereka ataupun diri kita, yang ingin membahagiakan kedua orang tua, dan jawaban yang diberikan pastinya ketika menunggu kita sukses terlebih dahulu. Padahal orang tua akan sangat bahagia meskipun kita melakukan hal kecil untuk mereka. Karena mereka akan sangat bahagia ketika tahu bahwa anak mereka bisa dibanggakan meskipun dari hal yang sepele.

Namun, lebih dari hal sepele dan malah sangat luar biasa. Inilah kisah seorang bocah bernama Kendar yang dilansir dari laman NewsDetik, sanggup merawat ayahnya yang terkena musibah yakni lumpuh seorang diri. Tak banyak anak yang seperti itu, dan inilah kisah Kendar yang diharapkan mampu menginsipirasi kita semua.

Sungguh Kisah Yang Mengharukan Seorang Bocah SD Merawat Sendiri Ayahnya Yang Lumpuh

Memang, pagi itu, Kandar terlihat sangat sabar menyuapi makan ayahnya, Rasim (42), yang terkulai lemah tak berdaya di tempat tidur kayu di rumahnya di RT 06 Dukuh Pucung, Desa Karang Bawang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah. Rumah mereka memang sangat sederhana, terbuat dari kayu dan anyaman bambu serta beralaskan tanah.
Baca : Inilah 6 Nama Bayi Yang di Larang Dalam Islam, Dan Ternyata No. 2 Paling Banyak di Gunakan...
Setelah menyuapi ayahnya makan dengan nasi dan camilan warung ala kadarnya, Kendar pun bersiap berangkat ke sekolahnya di Sekolah Dasar Negeri 1 Karang Bawang. Meski tubuhnya kecil dan masih duduk di bangku kelas IV SD, umur Kendar saat ini sudah sekitar 13 tahun.

Enam tahun sudah Kendar merawat seorang diri ayahnya yang menderita kelumpuhan. Seluruh urusan rumah tangga, mulai menyediakan makanan hingga memandikan serta mengurus keperluan sang ayah lainnya dilakukannya sendiri, yang akhirnya mengakibatkan dirinya banyak tertinggal pelajaran di sekolah.

"Sehari-hari ya mengambilkan makanan untuk Bapak, nyuapin Bapak, mandiin, nyuci pakaian, nyuci piring, merapikan rumah. Saya ikhlas ngurusin Bapak," kata Kendar, Sabtu (11/3/2017).

Sungguh Kisah Yang Mengharukan Seorang Bocah SD Merawat Sendiri Ayahnya Yang Lumpuh
Memang ke mana ibunya? Menurut Kendar, ibunya, Tasmini (40), terpaksa merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai pembantu agar keluarganya tetap bisa makan. Sedangkan kakaknya, Darmanto, dimasukkan ke sebuah pesantren gratis oleh warga sekitar untuk meringankan beban keluarganya.

"Untuk kebutuhan sehari-hari, nunggu kiriman. Kalau Ibu kirim, bisa makan. Tapi, kalau belum kirim, saya utang dulu di warung," sambung anak kedua di keluarganya ini.

Kendar berharap ayahnya bisa segera sembuh dari kelumpuhan agar masa depannya tidak hilang. Dia berharap bisa terus bersekolah agar kelak bisa bekerja dan ikut menopang perekonomian keluarga.

"Harapannya, Bapak cepat sembuh biar Bapak bisa merawat aku dan kakakku lagi. Pinginnya Bapak kayak dulu lagi. Sudah lama Bapak sakit," ujarnya lirih.

Sebelum mengalami kelumpuhan, Rasim jadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai penderes nira untuk membuat gula jawa. Tapi, semenjak 2010, dirinya terkena gejala penyakit cikungunya hingga dirawat selama 1
minggu di rumah sakit.
Baca : HEBOH !!! Anggota TNI ini Temukan Desa Tersembunyi Yang Belum Ada Dalam Peta Yang isinya Ternyata Sangat Mengejutkan
"Berobat 1 minggu di RS tidak sembuh. Jadi pulang, sampai uang habis, tidak bisa berobat lagi," ujar Kasim. Sejak saat itulah Kendar berperan merawat dirinya, sementara istrinya merantau ke Jakarta jadi pembantu rumah tangga untuk menyambung kehidupan mereka. Karena kondisi itu, Kendar terpaksa sering izin kepada gurunya karena tidak bisa berangkat ke sekolah untuk mengurusinya.

"Saya kasihan sama Kendar. Semuanya ditangani Kendar. Jadi saya nelangsa (sedih) sekali, kepingin nangis. Soalnya, anak kecil itu belum waktunya ngurusin saya, tapi sudah bekerja berat, ngurusin saya semuanya," kata Rasim, yang tergeletak lemah sambil meneteskan air mata. Apalagi Kendar juga diduga memiliki gejala penyakit yang mirip seperti dirinya. Terbukti anak ini kesulitan beraktivitas seperti saat jongkok, kakinya tidak bisa menekuk, dan kedua tangannya tidak bisa menggenggam.

"Punya anak dua sakit semua. Yang cacat Darmanto dan Kendar, tangannya tidak bisa genggam, dua-duanya, terus kaki tidak bisa nekuk, dua-duanya sakit semua. Sakit apa saya juga tidak tahu," ucapnya.

Darsim, tetangga Rasim, mengatakan hingga saat ini belum ada bantuan dari pemerintah untuk membantu keluarga tersebut. Hingga akhirnya istri Rasim terpaksa bekerja ke Jakarta sebagai tulang punggung keluarga.

"Bantuan untuk mengobati Rasim hingga saat ini tidak ada, paling bantuan yang sifatnya umum, seperti BLT. Akhirnya istrinya terpaksa berangkat ke Jakarta bekerja sebagai pembantu. Kalau untuk sekolah, mungkin sudah ada bantuan dari dana BOS atau apa, jadi guru-guru Kendar juga ikut bantu," ujarnya.

Wantoro, guru sekaligus wali kelas Kendar di SDN 1 Karang Bawang, mengatakan Kendar merupakan anak yang rajin dan suka membantu orang tua. Meskipun kadang sering terlambat dan tidak masuk sekolah, tapi dia selalu izin.
Baca : Inilah 5 Artis Yang Hobi Pamer Kekayaan, Gak Nyangka Yang Nomer 4 Pernah Dapat Kado Kain Jenazah
"Terlambat sering, karena harus merawat bapaknya, tapi dia anak yang rajin," ucapnya.

Wantoro menjelaskan Kendar juga anak yang jujur. Kendar jujur jika kakinya selalu sakit sehingga meminta izin agar tidak pakai sepatu atau sandal saat berangkat ke sekolah.

"Paling saat olahraga dia sering minder, mungkin karena fisiknya, ya. Untuk kedewasaan, dia lebih dewasa dibanding teman-temannya. Dia juga anak yang berani dan sopan. Pernah dia izin ke saya kalau kakinya sakit dan tidak mau pakai sepatu sama pakai sandal. Saya bilang tidak apa-apa, yang penting kamu sekolah," jelasnya.

"Beruntung juga teman-teman Kendar baik dan peduli. Tingkat sosial teman-temannya juga tinggi. Teman-temannya juga ikut membantu, misal Kendar terlihat termenung, teman-temannya pada jajan, akhirnya itu teman-temannya pada kasih dan menghibur Kendar," sambungnya.

Semoga kisah Kendar ini mampu memberikan gambaran kepada kita bahwa orang tua adalah segalanya dalam hidup kita. Kehadiran orang tua sangatlah memberi ketenangan, cinta, serta kasih sayang tersendiri yang bersemi di hati segenap insan yang berakal. Mereka biarkan kesedihan dan keletihan demi senyuman buah hatinya. Mereka curahkan segenap pengorbanan demi kebahagiaan sang buah hati. Mereka adalah kebahagiaan di dunia dan akhirat. Mereka adalah sekotak permata paling berharga, sekeping emas termahal yang dapat mengantarkan kita ke surga-Nya. wb
Baca : Astagfirullah !!! Inilah 10 Pekerjaan Yang Rasulullah Sebut HARAM Tapi Sering Dilakukan.. No 4 dan 8 Banyak Di Lakukan Orang...
Sumber : http://www.matatasbih.net
Read More
Subhanalloh, Pemuda Ini Putuskan Masuk Islam Karena Sering Dengar Ceramah Aa Gym, Ternyata Seperti Ini Ceramahnya...

Subhanalloh, Pemuda Ini Putuskan Masuk Islam Karena Sering Dengar Ceramah Aa Gym, Ternyata Seperti Ini Ceramahnya...

Bacainet - Kamis, (9/3/2017) bacaan dua kalimat syahadat memecah kesunyian di Masjid Markaz Dewan Dakwah Aceh, Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. Dengan dipimpin oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA, salah seorang pemuda berikrar dengan segenap hatinya memutuskan untuk memeluk Islam.

Pemuda yang berusia 28 tahun itu bernama Erick Marulam Parsaoran Siregar, pemuda Batak asal Sumatera Utara yang hatinya tergerak untuk masuk Islam.

Subhanalloh, Pemuda Ini Putuskan Masuk Islam Karena Sering Dengar Ceramah Aa Gym, Ternyata Seperti Ini Ceramahnya...

Nama Erick kini berganti menjadi Erick Amrullah Siregar, nama yang ditambahkan oleh Ketua Dewan Dakwah Aceh Dr. Tgk Hasanuddin Yusuf Adan, MCL. MA itu didapatkan Erick sesaat setelah dirinya resmi menjadi seorang Muslim.

“Inilah nama yang kami berikan, jika ada nama lain yang lebih bagus boleh di ganti lagi, yang penting nama tersebut bercirikan Islam,” kata Tgk Hasanuddin.

Ada satu hal yang menarik tentang penyebab yang mengantarkan Erick pada keislamannya. Erick mengatakan kebiasaannya saat dengar ceramah Aa Gym alias KH. Abdullah Gymnastiar adalah salah salah satu jembatan penghubung dirinya dengan agama Islam.

Menurut Erick, kelembutan ceramah Aa Gym membuatnya kagum dan tersentuh. Terlebih kebiasaan diskusi-diskusi yang sering ia lakukan di warung kopi bersama dengan temannya yang muslim selama di Aceh semakin memantapkan hatinya pada Islam.

Dan dalam waktu dekat ini, Erick akan mempersunting gadis Aceh yang juga Muslim. Namun Erick menjelaskan bahwa pujaan hatinya itu bukanlah semata-mata alasan dirinya memeluk Islam.
Baca : MasyaAlloh ! Inilah Ceramah Kematian Uje Sebelum Meninggal, Bacanya Bikin Merinding...
“Dan saya masuk Islam ini bukanlah semata-mata karena ingin menikah dengan gadis Islam, tetapi dikarenakan agama Islam ini sudah membekas di hati saya. Dan mudah-mudahan ini agama saya yang terakhir yang akan membimbing saya ke syurga,” tandas Erick, sebagaimana dilansir Hidayatullah, Jumat (10/3/2017).

Tgk Hasanuddin juga menyampaikan pesannya kepada Erick, ia menjelaskan bahwa seorang muallaf (orang yang baru masuk Islam) sudah seharusnya mempelajari kembali ketentuan-ketentuan yang sudah digariskan dalam Islam. Dan yang terpenting yang harus diketahui bahwa Islam merupakan agama yang rahmatallil’alamin.

“Dewan Dakwah Aceh siap membantu 24 jam saudara baru kita yang muallaf ini, untuk membimbing dan mengajari semua hal terkait dengan Keislaman. Silahkan saja menghubungi kami jika memang diperlukan. Dengan demikian kehidupan kita akan terarah dan In Sha Allah akan bahagia di dunia dan akhirat serta akan masuk syurga,” ungkap Tgk Hasanuddin yang merupakan Dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN Ar-Raniry.

Erick Amrullah Siregar juga mendapatkan Al-Quran terjemahan dan bingkisan sebagai salah satu bekalnya memulai kehidupan barunya sebagai Muslim.

Baca juga :

Sumber : https://www.satumedia.co
Read More
MasyaAlloh ! Inilah Ceramah Kematian Uje Sebelum Meninggal, Bacanya Bikin Merinding...

MasyaAlloh ! Inilah Ceramah Kematian Uje Sebelum Meninggal, Bacanya Bikin Merinding...

Bacainet - Ustadz Jefri Al-Buchori sudah meninggalkan kita. Tiga tahun lalu, dalam usia yang masih sangat muda yakni 40 tahun. Suami Pipik Dian Irawati itu meninggal dalam keadaan kecelekaan.

Jauh sebelum maut menjemputnya, ustadz gaul itu pernah ceramah mengenai kematian. Mati muda dan segala persiapannya. Berikut ceramah singkatnya seperti dilansir dari sebuah kanal tayangan.



*****
Bicara soal mati itu, kadang-kadang yang muda itu jadi sombong. Yang muda hanya berpikir yang mati hanya yang tua. 

Karena cara berpikirnya adalah cara berpikir logika. Kalau logika ya seperti itu cara berpikirnya. Logika kan bicara, mangga muda atau mangga tua yang dipetik? Yang sering dipetik mangga tua. Jadi siap-siap yang tua.

Sekarang timbul lagi pertanyaan logika. Kelapa muda atau tua yang dipetik? Semua rata-rata kelapa muda yang dipetik. Jadi yang muda juga harus siap-siap.

Artinya dari sini digambarkan urusan mati nggak memandang yang muda atau tua. Mati itu pasti, nggak usah lama-lama. Belum tentu kita akan panjang umur.

Banyak orang sesungguhnya takut mati. Siapa yang takut mati? Sudah pasti yang takut mati yang tidak percaya kepada Allah. 

Kita di dunia ini kan mengembara, kita ini merantau ke dunia. Yang namanya merantau pasti akan pulang kampung. Lihat setiap kali setelah Ramadhan, banyak yang kembali ke kampung halaman.
Baca : Inilah 6 Nama Bayi Yang di Larang Dalam Islam, Dan Ternyata No. 2 Paling Banyak di Gunakan...  
Lihat perilaku dan sikap mereka ketika pulang kampung, 11 bulan di perantauan, bulan ke-12 ketika pulang kampung tidak membawa rasa malu. Malu dong ketika di Jakarta lama-lama tapi ketika pulang kampung tidak bawa apa-apa. Malu dong pastinya nggak bawa sesuatu. Lalu bagaimana dengan kampung akhirat? Masa nggak bawa apa-apa?

Lihat perjuangan orang kampung (dunia). Di terminal ada yang tidur dua hari saking takutnya tidak bisa pulang kampung. Begitu mobil datang bawa barang banyak, belum anak kanan kiri. Mau masuk juga serba salah karena pintu busnya kecil, akhirnya barang di lempar eh mobil jalan.

Orang pengin pulang kampung dengan naik kereta sampai tidur di lantai, di lorong kereta, di lewati orang-orang. Saking takutnya bila tidak bisa pulang kampung.

Kita lihat bila persiapan pulang ke kampung akhirat. Pergi ke masjid, di bawah ramai di lantai dua ramai. Kadang dibilang gila untuk urusan akhirat sementara urusan dunia dianggap wajar? Karena orang beriman meyakini bahwa ada hari akhir.

Duh, namanya hidup ada masa expired. Ada masa kadaluarsa.

***
Masyaaloh ... silahkan share artikel bacainet ini ke temen sosial media mu agar mereka pun ikut membacanya...

Baca juga :
Read More
Pura-Pura Bangkrut, Pria Ini Buktikan Teman Baik Dan Pura-Pura Baik Itu Seperti Apa, Ini Kisahnya!

Pura-Pura Bangkrut, Pria Ini Buktikan Teman Baik Dan Pura-Pura Baik Itu Seperti Apa, Ini Kisahnya!

Bacainet - Seorang pria, suatu hari mendapatkan pesan singkat dari temannya. Isi pesan tersebut menyatakan bahwa Ina temannya membutuhkan uang sebesar 15 juta. Pria ini merasa tidak pernah dekat dengan Ina dari dulu sampai sekarang, dan hanya sebatas kenal saja.

Pria itu pun akhirnya, membalas pesan tersebut.

“Tunggu sebentar ya, aku akan meneleponmu nanti.” tulis pria tersebut.

Hingga seminggu kemudian pria ini dan ina temannya bertemu di sebuah kafe dengan tujuan memberikan uang tersebut.

Ina : “Aku bener-bener gak nyangka kalau kamu yang akhirnya mau minjemin aku duit sebanyak itu.”

Pria : (dengan penuh kebingungan) “Maksudnya emangnya kenapa ya?”

Pura-Pura Bangkrut, Pria Ini Buktikan Teman Baik Dan Pura-Pura Baik Itu Seperti Apa, Ini Kisahnya!

Ina : “Waktu itu, aku udah coba hubungin 9 teman aku yang aku anggap deket untuk pinjam duit 15 juta ini. Tapi kamu tahu, yang terjadi adalah mereka semua menolakku. Kamu itu orang ke-10 yang aku hubungi. Aku tahu kita gak pernah dekat dan ketika aku mutusin buat minjam duit dari kamu pun, aku sempat berpikir bahwa ini gak mungkin banget. Dan ternyata lihat, aku malah duduk berdua disini bareng kamu. Dari kejadian ini, aku belajar bahwa ternyata teman dekatku tidak sebanyak yang aku kira. Ternyata aku itu selama ini cukup kesepian.”

Mendengar cerita Ina, pria ini pun mulai berfikir tentang teman-teman yang dia anggap dekat. Apakah sama seperti teman-teman Ina ataukah tidak? Apakah mereka berteman dengan tulus? dan siap membantu pria ini disaat suka maupun susah.

Pria ini pun memutuskan untuk menelepon Ina dan memberitahukan niatnya untuk meminjam uang kepada temannya, dengan maksud ingin mengetahui teman mana yang mau membantu disaat susah. Namun, Ina mengingatkan dan meyakinkan kepada pria ini takut nantinya sakit hati karena sikap temannya itu.

Pria ini pun tetap bersikeras, dia mengumpulkan daftar ke-9 temannya dan mengurutkan mereka dari yang paling dekat hingga yang tidak dekat. Ke-9 temannya ini termasuk dalam golongan yang cukup kaya, sehingga jika pria ini akan meminjam uang dari mereka, harusnya itu bukanlah masalah yang cukup gede untuk mereka. Dan 9 teman pria ini bukanlah teman kerjanya, jadi mereka benar-benar teman-teman yang akan dia ajak untuk keluar makan, minum dan main ketika aku sedang bosan.

Pria ini pun mengirimkan SMS ke semua temannya yang sudah terdaftar tadi, dengan isi yang kurang lebih seperti ini;

“Belakangan ini aku tiba-tiba ada masalah yang cukup parah, boleh gak ya aku pinjem duitmu sementara? Kira-kira 10 juta. Aku janji aku bakalan balikkin bulan depan. Aku tahu ini agak terburu-buru tapi kalau kamu punya waktu, tolong telepon aku sebentar atau balas aja SMS-ku ini.”

Dan pada faktanya, pria ini pun menerima 7 balasan SMS dan 2 panggilan masuk beberapa saat setelah aku mengirimkan SMS tersebut.

Baca : Astagfirullah !!! Inilah 10 Pekerjaan Yang Rasulullah Sebut HARAM Tapi Sering Dilakukan.. No 4 dan 8 Banyak Di Lakukan Orang...  

T1: “Aduh, sorry banget nih, aku belakangan juga lagi ada masalah nih. Beneran sorry banget gak bisa minjemin. Kamu coba tanyain yang lain aja, sapa tahu mereka bisa bantuin.”

T2: “Sorry banget nih, bulan lalu pamanku baru aja minjem duitku, mungkin kalau bulan depan kamu masih butuh, aku baru bisa pinjemin.”

T3: “Beneran sorry banget, belakangan ini keuanganku lagi mepet banget, kayaknya kalau mau minjemin kamu uang rada susah.”

T4: “Eh, sorry nih, uangku barusan kubuat beli stock, sorry ya!”

T5: “Kok lu tumben sih minjem duit? Gw kemarin baru aja minjemin temen gw 5 juta. Sorry ya, lu coba tanya orang lain deh gimana.”

T6: “Sorry nih, gw lagi gak ada cash sekarang.”

T7: “Anakku baru aja masuk sekolah jadi butuh biaya ini dan itu. Sekarang aku lagi gak ada cash juga buat minjemin kamu, sorry banget ya!”

Setelah itu pria ini juga menerima telepon dari salah temanku yang sebut saja namanya Hana.

Hana: Halo, ini XX bukan? (XX itu aku)
Pria: “Iya, Hana.”

Hana: “Kamu itu kenapa? Kok tumben banget uang segitu masih mau pinjem?”

Pria: “Iya nih, aku lagi butuh banget sekarang. Adikku tiba-tiba masuk rumah sakit dan duit cashku aku buat beli stock.”

Hana: “Oh ya? Adikmu gapapa kan? Kamu sekarang lagi di kantor gak?”

Pria: “Aku sekarang lagi di rumah sakit sih.”

Hana: “Oh, kalau gitu, kamu kasih tahu aja nomer rekeningmu, nanti aku kirimin langsung.”

Pria: “Thanks banget loh, Hana!”

Setelah telepon dari Hana, pria ini pun mendapat telepon dari temenku lagi yang kita sebut aja namanya Indah.

Indah: “Halo, kamu lagi dimana?”

Pria: “Aku lagi di kantor nih.”

Indah: “Aku udah siapin uangnya nih, mau aku yang anterin ke kantormu atau gimana ya?”

Pria: “Aku aja yang kesana, Indah. Masa aku yang pinjem duit kok kamu yang anterin.”

Indah: “Oh gapapa kok, aku sekarang lagi gak di kantor soalnya.”

Pria: “Oh, atau gak gimana kalau kamu transfer aja langsung ke rekeningku?”

Indah: “Boleh deh kalo gitu, kamu kasih aku aja nomernya lewat SMS ya.”

Pria: “Oke, thank you yaa Indah!”

Setelah kejadian ini, pria tersebut menyimpulkan dari ke-9 temannya ini, yang akhirnya rela meminjamkan uang adalah mereka yang urutannya berada di urutan ke-8 dan ke-9, yang artinya secara kedekatan, paling tidak dekat dengan mereka.

Pria ini pun menyadari, ternyata mereka hanya mau bersamanya ketika dirinya senang dan ketika dia susah, mereka malah tidak ada satu pun yang mau membantunya. 

Baca juga :
Read More
SEREM !! Inilah Mengapa Dilarang Mengambil Uang Yang Ditemukan di Jalan, Silahkan SHARE

SEREM !! Inilah Mengapa Dilarang Mengambil Uang Yang Ditemukan di Jalan, Silahkan SHARE

Bacainet - Lagi rame di Sosmed.
Sampai foto ini sudah masuk berita TV tadi siang.
Saya tanya sama Bos. Itu maksud nya apa. ?

Kata bos, kalo nemu uang di jalan itu uang posisi rapi seperti itu jangan di ambil. Itu uang orang taiwan yang meninggal yg belom dapet jodoh. Kalo kamu ambil uang itu. Nanti setiap kamu tidur akan di datangi sama orang mati itu. Kalo kamu gak percaya, silakan kamu ambil dan dan lihat nya tiap malam kamu tidur, kamu akan tau sendiri apa yg akan terjadi.

SEREM!!Inilah Mengapa Dilarang Mengambil Uang Yang Ditemukan di Jalan, Silahkan SHARE
SEREM!!Inilah Mengapa Dilarang Mengambil Uang Yang Ditemukan di Jalan, Silahkan SHARE
Demikian sepenggal status dari netizen medsos yang mengupdate foto tersebut, dan ada cerita lain beberapa waktu lalu. Ketika seorang pria yang sudah beristeri jalan-jalan pada malam hari di Taiwan, tanpa sengaja ia melihat amplop merah di jalanan dan mengambil. Dia berniat untuk menyerahkan ke kantor polisi setempat, namun, tak disangka ia nyaris menikah dengan hantu.

Suatu malam, seorang pria beristeri yang berusia lebih dari 40 tahun ini keluar untuk makan malam. Ketika melewati Xingnan Road di metropol Taipei, Taiwan, ia melihat amplop merah di atas tanah dan tampak terlihat uang kertas nominal 100 NT (dolar Taiwan). 

Awalnya ia bermaksud menyerahkan amplop itu ke kantor polisi terdekat, namun, tak disangka ia melihat seuntai rambut di dalam bungkusan amplop. 

Saat itu juga ia merasa ada yang tidak wajar, dan tepat di saat itu, tampak seseorang muncul dari arah kegelapan, dan ia mengatakan sedang mencari pasangan untuk si mayat (pengantin yang tewas sebelum akad nikah berlangsung), mendengar itu, pria itu terperanjat dan dalam keadaan panik, ia pun menolak secara halus dengan alasan bahwa ia seorang Kristiani, Barulah setelah itu ia lolos dari peristiwa yang membuatnya ketakutan.

Setelah kejadian tersebut, pria itu masih tampak ketakutan, karena menurut tradisi pernikahan hantu, jika seseorang menemukan (memungut) amplop merah yang di dalamnya berisi rambut, tanggal lahir, dan nama, maka dari pihak laki-laki, tidak peduli tua atau muda, status perkawinan, pihak perempuan tidak akan keberatan dengan status (perkawinan). 

Dan konon katanya, orang yang mewakili untuk mencarikan pasangan pernikahan hantu tersebut adalah adik dari pengantin hantu tersebut, karena kakaknya tewas dalam kecelakaan, sehingga merasuk ke dalam mimpinya untuk mencarikan pengantin pria yang diharapkan.

Pernikahan hantu adalah suatu adat rakyat dalam lingkaran budaya Asia Timur. Pasangan yang meninggal setelah pertunangan, atau anak perempuan yang meninggal sebelum pertunangan, maka sebagai orangtua yang mencintai dan merindukan putrinya, harus menyelesaaikan pernikahan mereka, inilah yang disebut pernikahan hantu. 

Dan dibagi dalam dua ketegori yaitu orang mati dengan orang mati, dan orang mati dengan orang yang masih hidup. Menurut pandangan orang-orang zaman dahulu, bahwa jika ada sebuah kuburan sendiri (tiada pasangan) dalam kuburan leluhur akan mempengaruhi kesejahteraan generasi berikutnya, karena itulah perlu diselenggarakan pernikahan hantu untuk si mati. 

Baca juga:


Sumber:https://planet.merdeka.com/hotnews/hiii-serem-inilah-mengapa-dilarang-mengambil-uang-yang-ditemukan-di-jalan.html?utm_source=dave&utm_medium=sosmed&utm_campaign=fp

Read More
Subhanalloh...Kisah Anak Yang Berbakti Pada Orang Tua !! Maka Rezekinya Pun Dipermudah, Ini Kisahnya...

Subhanalloh...Kisah Anak Yang Berbakti Pada Orang Tua !! Maka Rezekinya Pun Dipermudah, Ini Kisahnya...

Bacainet - Kedua orang tua sangat mungkin menjadi orang paling berjasa dalam hidup kita sang anak. Oleh karena itu, wajar bila di antara rezekimu, ada rezeki orang tuamu. Sedikit percikan dari artikel di bawah ini mungkin bisa membuat kita ingat untuk berterima kasih kepada orang tua, lebih penting lagi jika mereka masih berada di dunia. Setaknya kita masih memiliki kesempatan untuk membahagiakan mereka.

Ada sebuah kisah tentang Ummu Hamid yang pulang dengan hati cemas. Ternyata hari itu merupakan hari jatuh tempo pembayaran cicilan tempat tinggalnya. Ummu Hamid tahu bahwa pendapatan ia dan suaminya sangat terbatas, mungkin tak menyanggupi tagihan rumah mereka. Nominalnya sendiri adalah dua ratus ribu rupiah, tetapi untuk dia nominal ini tergolong sangat besar. Ia tak bisa mengambil biaya dari anggaran lain karena hal yang lain ini lebih penting dan mendesak.

Subhanalloh...Berbaktilah Pada Orang Tuamu !! Maka Rezekimu Akan Dipermudah. Silahkan Share...

Ummu Hamid menunggu suami sembari menelepon sang ibu. Ia memang sudah sering menelepon ibunya sejak kuliah. Saat menelepon, ternyata ia juga baru tahu bahwa dana bulanan untuk kedua orangtuanya juga belum ditunaikan. Memang selama ini dia ikut membayar pengeluaran air, listrik, dan keperluan orang tuanya lainnya. Akan tetapi Ummu Hamid merasa bahwa banyak pengeluaran tak terduga akhir-akhir ini.

Tak lama kemudian Ummu Hamid sempat berpikir bahwa biar saudaranya saja yang menanggung, toh dia sudah berjasa selama ini. Setelah tahu bahwa pikiran itu salah, dia langsung mengucap istighfar dengan cepat. Setelah menelepon ibunya, tanpa pikir panjang lagi ia mentransfer sejumlah uang

kepada sang ibu. Disinilah istilah jadikan orangtuamu raja maka rezekimu seperti raja terlihat. Saat kesulitan seperti ini pun, Ummu Hamid masih berpikir untuk memberi nominal lebih bagi sang ibu.

Usai mentransfer, Ummu Hamid mengecek saldo rekeningnya dan ia cukup sedih karena nilai saldo untuk membayar tagihan rumah semakin sedikit. Ia berpikir cukup lama untuk tahu bagaimana dia mampu membayar cicilan rumah tersebut. Di satu sisi, ia tak menyesal telah memenuhi kebutuhan sang ibu. Di sisi lain, tak mungkin ia tak membayar cicilan karena ia pasti akan kena denda yang nominalnya cukup signifikan.

Bahkan di saat ini pun Ummu Hamid hanya bisa bermimpi memiliki rumah pribadi bersama keluarganya. Dengan rasa gelisah ini pun dia segera melakukan wudhu. Ia memang merasa bahwa pelarian paling tepat adalah shalat dua rakaat kepada Yang Maha Penyayang Allah SWT. Seusai salam, suaminya pun tiba di rumah.

Keinginannya langsung menggebu-gebu untuk melaporkan hal tersebut kepada suami, tetapi sesuai ekspektasi ternyata Ummu Hamid berhasil menahan keinginan tersebut. Ia tahu bahwa suaminya pasti lelah setelah seharian bekerja, ia tak ingin menambah beban suaminya itu.

Tak disangka, suaminya mendapat rezeki dari kantor tempat ia bekerja. Ternyata ada seseorang yang pernah melakukan pinjaman kepada suaminya namun baru saja melunasi nilai tersebut hari ini. Sekali lagi, jadikan orangtuamu raja maka rezeki Anda akan seperti raja.

Ummu Hamid yang mendengar kabar gembira ini sontak berteriak Allahu Akbar. Bahkan ia juga lupa dengan pinjaman yang dilakukan oleh orang tersebut. Yang lebih mengejutkan lagi, saat dia membuka amplop, ternyata nominalnya persis 200 kali lipat dari yang telah ia transfer kepada sang ibu.

Singkat cerita, akhirnya ia bisa melunasi cicilan rumahnya dan memiliki rumah impiannya. Jadi, jangan pernah remehkan ridha orang tua. Rahasia kunci sukses rezeki manusia adalah manusia yang bisa memuliakan orangtuanya seperti raja. Semoga bisa menjadi percikan yang menghangatkan hati kita semua.

Baca juga :
Read More